Sebanyak 1 item atau buku ditemukan

Isolasi dan uji aktivitas anti bakteri metabolit bioaktif ekstrak etil asetat jamur endofit ASBt-1 dari batang tanaman Astilbe rivularis

No. 462 Astilbe rivularis telah dimanfaatkan sebagai obat didaerah Himalaya timur, dengan nama lokal burikokahti (Nepal) dan pango (lecha). Pemanfaatan Astilbe rivularis secara tradisional antara lain jus tanaman dari tanaman ini biasanya digunakan untuk keseleo dan bengkak. Rimpang tanaman ini mempunyai khasiat untuk menyembuhkan diare, disentri, ulkus peptikum, sakit kepala, pendarahan, dan untuk meningkatkan kesuburan. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan menguji aktivitas antibakteri metabolit bioaktif ekstrak etil asetat jamur endofit ASBt-1 dari batang tanaman Astilbe rivularis dengan melakukan uji dengan metode bioautografi. Berdasarkan hasil bioautografi maka dilakukan Scaling up kultivasi jamur endofit ASBt-1 untuk memperbanyak hasil produksi metabolit sekunder dari jamur endofit ASBt-1 dilakukan perbesaran skala kultivasi jamur endofit ASBt-1 pada media PDB steril, maka dilakukan partisi dengan pelarut metanol dan pelarut heksan untuk memisahkan senyawa-senyawa yang bersifat non polar dengan senyawa-senyawa yang bersifat polar yang dilanjutkan Isolasi senyawa aktif dari ekstrak etil asetat jamur endofit ASBt-1 dengan menggunakan kromatografi kolom dengan sphadex dan kromatografi kolom silica.gel, hasil dari isolasi terdapat pada F.7.11. Penentuan nilai KHM terhadap F.7.11 dengan menggunakan metode dilusi. Sebagai kontrol positif yaitu kloramfenikol. Nilai KHM untuk bakteri Staphylococcus aureus 128µg/ml lebih kuat dibandingakan bakteri Escherichia coli 256µg/ml akan tetapi bila dibandingkan dengan nilai KHM untuk kontrol kloramphenikol 4µg/ml lebih kuat dibandingkan fraksi F. 7 .11.