Sebanyak 1 item atau buku ditemukan

PERBANDINGAN LAMA PENYEMBUHAN PASIEN TUBERKULOSIS (TB) YANG MENGGUNAKAN TERAPI OBAT ANTI TUBERKULOSIS (OAT) KATEGORI 1 DENGAN PASIEN TERAPI OAT KATEGORI II DI RS DR H. MARZOEKI MAHDI BOGOR

No: 178 Tuberculosis merupakan suatu penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mycobacteria tuberculosis. Dalam penatalaksanaan TB dengan terapi Obat Anti Tuberkulosis (OAT) dapat menimbulkan masalah-masalah yang berhubungan dengan keberhasilan pengobatannya, seperti putus berobat (default) dan gagal. Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui lama pengobatan pasien yang diberi terapi OAT kategori I (Rifampisin, Isoniazid, Pirazinamid dan Etambutol) dibandingkan dengan OAT kategori II pada pasien Tuberkulosis yang sudah sembuh berobat di RS DR H. Marzoeki Mahdi Bogor selama periode 1 Oktober 2009 sampai dengan 31 Desember 2013. Efektivitas pengobatan dapat diketahui dari lama terapi pasien TB. Data dikumpulkan dengan cara retrospektif kemudian dianalis secara deskriptif dan uji anova. Data yang diteliti sebanyak 41 sampel. Dari analisis data yang dilakukan diperoleh hasil sebagai berikut pasien dengan jenis kelamin perempuan sebanyak 58,54% dan pasien laki-laki 41,46%. Berdasarkan pekerjaan, sebagai ibu rumah tangga 29%, wiraswasta 14,63%, PNS 14,63%, pelajar 12,19%, mahasiswa 9,76%, buruh 7,32% dan tidak diketahui pekerjaannya 2,44%. Berdasarkan pendidikan terakhir, SMA 51,22%, SMP 19,51%, SD 19,51%, perguruan tinggi 4,88%, dan tidak bersekolah 4,88%. Pasien dengan terapi OAT kategori 1 73,17% dan OAT kategori II 26,83%. Perbandingan lama pengobatan pasien TB dengan terapi OAT kategori I tidak ber4beda nyata dengan lama pengobatan pasien TB dengan terapi OAT kategori II