Sebanyak 1 item atau buku ditemukan

PENGARUH KONSENTRASI HPMC TERHADAP TAMPILAN FISIK DAN UJI HEDONIK SUSPENSI KERING KULIT BATANG KAYU MANIS Cinnamomum burmannii (Ness & T.Ness) Blume

No: 177 Penyakit Diabetes Melitus (DM) adalah golongan penyakit kronis yang terjadi akibat adanya gangguan sistem metabolism dalam tubuh, dimana organ pancreas tidak mampu memproduksi hormone insulin sesuai kebutuhan tubuh. Ekstrak (Cinnamomum burmanii (Ness & T.Ness) Blume) diyakini memiliki kemampuan tinggi dalam meningkatkan jumlah protein yang terlibat dalam aktivasi insulin secara seluler. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan konsentrasi bahan pensuspensi HPMC terhadap sifat fisik suspensi kering dan apakah dapat diterima oleh panelis. Perbedaan konsentrasi bahan pensuspensi HPMC sebesar 5%, 10% dan 15%. Pembuatan suspense kering menggunakan metode granulasi basah. Dari penelitian terhadap sifat fisik granul suspense kering didapatkan hasil secara berturut-turut kadar air 3.008%, 2.830% dan 4.915%. Waktu air 3.67 g/detik, 4.03 g/detik dan 4.31 g/detik. Sudut baring 21.12º, 21.68º dan 22.34º. waktu rekonstitusi 0,45 menit, 0,51 menit, 1,32 menit. Uji pH 4.98, 4.94 dan 4.93. Viskositas 35.68.06 centipoise, 45.2989 centipoise dan 94.3211 centipoise. Dari hasil uji hedonic terhadap organoleptik, suspense kering dengan kadar HPMC 15% yang disukai. Ketiga formulasi memenuhi persyaratan. Semakin tinggi konsentrasi HPMC maka kadar air semakin tinggi, waktu rekonstitusi semakin lama, sifat air semakin baik, pH larutan suspense semakin asam, viskositas semakin tinggi