Sebanyak 4 item atau buku ditemukan

UJI AKTIVITAS IN VITRO ANTIKANDIDA DARI SEDIAAN GARAM NATRIUM KLORIDA DAN PROBIOTIK Lactobacillus plantarum TERENKAPSULASI

No: 397 Kandidiasis merupakan penyakit infeksi jamur yang penting terutama pada wanita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas in vitro antikandida dari sediaan garam natrium klorida dan probiotik Lactobacillus plantarum dalam menghambat pertumbuhan Candida utilis. Garam dimurnikan melalui proses kristalisasi, kemudian ditambahkan filtrat probiotik terenkapsulasi. Hasil menunjukkan bahwa sediaan tersebut dapat menghambat pertumbuhan Candida utilis, dimana aktivitas terbaik dicapai oleh sediaan 6% garam mengandung filtrat plantarisin dari 107 sel/mL probiotik dalam waktu kontak aplikasi 1 menit. Diharapkan sediaan tersebut dapat dikembangkan sebagai antiseptik untuk kandidiasis.

UJI STABILITAS DAN PENENTUAN MASA SIMPAN SERBUK INSTAN ANTIHIPERTENSI DARI CAMPURAN BERAS MONASCUS DENGAN SARI BUAH TOMAT

No: 361 Hipertensi merupakan salah satu penyakit penyebab utama kematian. Beras Monascus dan buah tomat dapat dijadikan sebagai bahan alternatif pengobatan hipertensi karena kandungan senyawa Gamma Amino Butiryc Acid (GABA) yang bersifat hipotensif. Penelitian ini bertujuan untuk membuat serbuk instan dari kedua bahan tersebut dan menganalisis kandungan GABA dengan KCKT serta menentukan masa simpannya menggunakan metode Arrhenius. Sediaan serbuk instan yang terbentuk berwarna merah dan sesuai dengan standar obat herbal. Hasil penelitian menggunakan ANOVA menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada parameter kadar air, kadar GABA, waktu seduh dan uji organoleptik warna selama penyimpanan 50 hari. Pada uji parameter analisis proksimat, pigmen merah, pigmen kuning serta uji organoleptik tampilan dan aroma tidak terdapat perubahan yang signifikan selama penyimpanan 50 hari. Senyawa GABA terdeteksi baik pada bahan baku dan produk serbuknya setidaknya selama 0,8 minggu masa penyimpanan.

EVALUASI STABILITAS SEDIAAN GRANUL EFFERVESCENT DARI CAMPURAN INFUSA BERAS MONASCUS DENGAN FILTRAT JUS BELIMBING WULUH UNTUK TERAPI TROMBOSITOPENIA

No: 358 Trombositopenia merupakan akibat klinis dari infeksi virus dengue yang dapat menyebabkan kematian. Beras Monascus dapat dijadikan bahan terapi trombositopenia karena mengandung senyawa Lovastatin dan Isoflavon yang dapat menaikan jumlah trombosit. Penelitian ini bertujuan membuat sediaan Granul effervescent beras Monascus dengan filtrat jus buah Belimbing Wuluh yang kaya vitamin C. Dibuat Granul effervescent dengan metode Granulasi basah dan di evaluasi mutu fisik dan stabilitas selama 30 hari pada suhu 28°C. Kandungan Lovastatin pada Granul effervescent diukur dengan KCKT. Sediaan Granul yang terbentuk berwarna orange dengan karakteristik sesuai dengan standar baku dan dapat stabil setidaknya pada penyimpanan 1 bulan.

VIABILITAS DAN AKTIVITAS Lactobacillus plantarum TERENKAPSULASI DALAM GARAM REHIDRASI YANG DIBUAT DARI GARAM KASAR

No: 352 Penyakit diare masih merupakan penyebab kesakitan dan kematian yang penting terutama di negara berkembang. Pengobatan diare masih menggunakan cairan rehidrasi dan antibiotik yang dapat menyebabkan resistensi patogen. Probiotik dapat ditambahkan pada garam rehidrasi dan digunakan sebagai alternatif pengobatan. Pada penelitian ini dibuat campuran garam rehidrasi dan probiotik terenkapsulasi untuk diuji daya hambat terhadap pertumbuhan bakteri E. coli sebagai model patogen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa probiotik dapat bertahan hidup pada campuran garam rehidrasi sampai 109 CFU/g. Pertumbuhan patogen uji dapat dihambat sampai 98,17%, sediaan ini diharapkan dapat digunakan sebagai alternatif pencegahan dan terapi diare.