Sebanyak 1 item atau buku ditemukan

Uji aktivitas antibakteri sediaan gel ekstrak etanol 70% daun lamtoro (leucaena leucocephala (Lam) de wit) terhadap bakteri Staphylococcus epidermis

No. 439 Jerawat merupakan suatu penyakit kulit yang disebabkan karena adanya sumbatan pada saluran kelenjar minyak selain itu disebabkan oleh infeksi bakteri Staphylococus aureus dan Staphylococcus epidermidis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri dan mutu fisik sediaan gel ekstrak etanol 70% daun lamtoro (Leucaena leucocephala (Lam) de Wit) terhadap bakteri staphylococcus aureus dan Staphylococus epidermidis. Pada penelitian ini ekstrak etanol 70% daun lamtoro diformulasikan kedalam bentuk sediaan gel dengan berbagai konsentrasi ekstrak yaitu 5%, 10%, dan 15% kemudian diuji mutu fisik meliputi: uji organoleptik, pH, daya sebar, viskositas, stabilitas dan uji aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Staphylococcus epidermidis menggunakan metode difusi cakram. Berdasarkan hasil penelitian sediaan gel ekstrak etanol 70% daun lamtoro memiliki mutu fisik yang baik, dan aktivitas antibakteri tertinggi didapatkan pada ekstrak dan sediaan gel konsetrasi 15% terhadap bakteri Staphylococcus aureus dengan diameter daya hambat sebesar 14,8 mm dan 11,4 mm yang termasuk dalam kategori antibakteri kuat sedangkan terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis sebesar 17,1 mm dan 14,2 mm yang termasuk dalam kategori antibakteri kuat. Berdasarkan analisis Two way Anova dengan uji lanjut Duncan setiap ekstrak dan sediaan gel dengan konsentrasi yang berbeda memiliki perbedaan yang nyata dengan α = 0.05.