Sebanyak 1 item atau buku ditemukan

Formulasi sediaan lipstik dengan ekstrak kulit buah rambutan (Nephellium lappaceum L) sebagai pewarna

No. 513 Rambutan (Nephallium leppaceum L) merupakan sejenis buah-buahan tropika yang berasal dari Indonesia dan Malaysia. Kulitnya yang berwarna merah masih belum dimanfaatkan secara maksimal. Adanya warna merah pada kulit buah rambutan disebabkan oleh adanya pigmen antosianin yang dapat digunakan sebagai pewarna alami. Penelitian ini dilakukan untuk memformulasi sediaan lipstik dengan memanfaatkan pewarna alami yang terkandung dalam kulit buah Rambutan. Pembuatan ekstrak dilakukan dengan metode maserasi dengan menggunakan etanol 96% sebagai pelarut yang mengandung asam sitrat 2%, kemudian pelarut diuapkan dengan rotary evaporator sehingga diperoleh ekstrak kulit buah rambutan. Formulasi lipstik terdiri dari bahan-bahan seperti cera alba, setil alkohol, carnauba wax, adeps lanae, vaselin, minyak jarak, propilenglikol, tween 80, butil hidroksi toluen, nipagin serta penambahan ekstrak kulit buah rambutan dengan konsentrasi 25, 30, dan 35%. Hasil evaluasi fisik menunjukkan bahwa sediaan lipstik yang dibuat mudah dioleskan, stabil, berwarna merah, homogen, titik lebur 53-65oC, pH 4,85-5,86 dan intensitas warna dengan perubahan intensitas warna yang cukup stabil.